BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG
Mengingat perkembangan
teknologi yang sangat pesat, manusia dituntut untuk dapat mengikutinya serta
dapat mneggunakan teknologi tersebut dengan baik. Dari teknologi tersebut
manusia dapat memperoleh manfaat yang sangat besar seperti memperoleh informasi
mengenai pekerjaan, pendidikan, industri, pertanian. Tetapi masih banyak yang
belum mengetahui atau memahami manfaat – manfaat dan kegunaan teknologi
informasi.
Di dalam dunia pendidikan
khususnya dalam pendidikan bimbingan dan konseling seorang konselor harus
mempunyai wawasan yang luas bahkan harus mengetahui berbagai macam informasi
yang di butuhkan oleh seorang konseli atau siswa. Sehingga informasi sangat
penting dalam kehidupan sehari-hari guna mencapai kehidupan yang lebih efektif.
Selain itu, para guru bimbingan dan konseling juga dapat memanfaatkan data dan
informasi sebagai proses untuk membantu konselinya dalam memecahkan
permasalahan yang sedang konselinya alami. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa
bimbingan dan konseling perlu mamahami mengenai komponen-komponen data dan
informasi sebagai bekal nanti ketika telah terjun ke dunia kerja.
1.2
RUMUSAN
MASALAH
1.2.1
Apakah pengertian data?
1.2.2
Bagaimana manfaat data
dalam kehidupan?
1.2.3
Apa saja
komponen-komponen basis data?
1.2.4
Apakah pengertian
informasi?
1.2.5
Bagaimana tujuan informasi
dalam kehidupan?
1.2.6
Apa saja
komponen-komponen informasi?
1.3
TUJUAN
1.3.1
Mengetahui pengertian
data
1.3.2
Mengetahui manfaat data
dalam kehidupan
1.3.3
Mengetahui komponen –
komponen basis data
1.3.4
Mengetahui pengertian
informasi
1.3.5
Mengetahui tujuan informasi
dalam kehidupan
1.3.6
Mengetahui komponen –
komponen informassi
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian
Data
Data adalah kumpulan kejadian yang
diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka-angka, huruf,
symbol-simbol khusus atau gabungan dari ketiganya. Data masih bekum dapat
‘bercerita’ banyak sehingga perlu diolah
lebih lanjut.
Data juga dapat berarti kumpulan file
atau informasi dengan tipe tertentu, baik suara, gambar atau lainnya.
Menurut kamus Oxford, definisi data
adalah “facts or information used in deciding or discussing something”.
Terjemahannya: ‘fakta atau informasi yang digunakan dalam menentukan atau
mendiskusikan sesuatu’. Juga bisa berarti “information prepared for or stored
by a computer” yang dalam bahasa Indonesia berarti “informasi yang disiapkan
atau disimpan oleh computer”.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia,
pengertian data adalah keterangan yang benar dan nyata. Atau keterangan ataut
bahan nyata yang dapat dijadikan bahan kajian (analisis atau kesimpulan).
Menurut Hasan (2009:16). Data merupakan
keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat berupa sesuatu yang diketahui atau dianggap.
Menurut Lungan (2006: 13).Data merupakan
keterangan-keterangan atau fakta-fakta yang dikumpulkandari suatu populasi atau bagian populasi yang akan
digunakan untuk menerangkanciri-ciri populasi yang bersangkutan.
2.2
Manfaat
Data
Manfaat
dari data adalah sebagai berikut:
1. Sebagai
komponen utama atau penting dalam system informasi, karena merupakan dasar
dalam menyediakan informasi.
2. Menentukan
kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga informasi yang
disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih
efektif dibandingkan biaya mendapatkannya.
3. Mengatasi
kerangkapan data (redundancy data).
4. Menghindari
terjadinya inkonsistensi data.
5. Mengatasi
kesulitan dalam mengakses data.
6. Menyusun
format standar dari sebuah data.
7. Penggunaan
oleh banya pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus
secara bersama oleh banyak pengguna (multi user).
8. Melakukan
perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya dapat diakses atau
dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login atau
password terhadap masing-masing data.
9. Agar
pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view abstraksi dari data). Hal ini
bartujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan
database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna,
programmer dan administratornya.
2.3
Komponen-Komponen
Basis Data
Berikut merupakan Komponen-komponen
dalam sistem basis data:
1.
Hardware
(Perangkat Keras). : Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya
disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah
komputer yang sifat alatnya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang
berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi. Berupa
computer dan bagian-bagian di dalamnya, seperti prosesor, memori dan harddisk.
Komponen inilah yang melakukan pemrosesan dan juga untuk menyimpan basis data.
2.
Operating
System (Sistem Operasi) : Operating system (OS) atau yang sering di sebut
sistem operasi adalah sekumpulan perintah dasar yang berperan untuk menjalankan
dan mengoperasikan computer.
3.
Database
(Basis Data) : Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam
komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
4.
Database
Management System (Sistem Manajemen Basis Data) :Software yang digunakan untuk
mengelola dan memanggil kueri (query) database.
5.
User
(progammer, user mahir, user umum, user khusus)
v Pengguna
akhir / end user
Dapat dibagi
menjadi 2:
1.
Pengguna aplikasi
adalah orang yan mengoperasikan program aplikasi yang dibuat oleh pemrogram
aplikasi.
2.
Pengguna interaktif
adalah oranya yang dapat memberikan perintah-perintah pada antar muka
basisdata, misalnya SELECT, INSERT dan lain sebagainya.
v Pemrogram
aplikasi adalah orang yang membuat program aplikasi yang menggunakan basisdata.
v Administrator
database / DBS (database administrator) adalah orang yang bertanggungjawab
terhadap pengelolaan basisdata.
6.
Aplication
(Perangkat Lunak).
2.4
Pengertian
Informasi
Informasi merupakan suatu hal yang
perlu bagi kehidupan seseorang. Dengan informasi seseorang yang awalnya tidak
tahu menjadi tahu, awalnya tidak mengerti menjadi mengerti. Sangatlah penting
informasi itu untuk menambah pengetahuan atau wawasan seseorang.
Pengertian informasi atau dalam
bahasa inggrisnya ialah “information” ini berasal dari kata information bahasa
prancis, bahasa tersebut diambil dari bahasa latin yaitu “Informationem” yang
artinya ialah “ Konsep, ide, garis besar”. Informasi adalah suatu data yang
sudah diolah atau diproses sehingga menjadi suatu bentuk yang memiliki arti
bagi penerima informasi yang memiliki nilai yang bermanfaat.
Contoh saat menerima informasi
baru, misalnya, saat anda bertanya kepada orang lain mengenai jurusan –jurusan
yang ada di fakultas ilmu pendidikan Universitas Negeri Semarang. Kemudian
teman anda akan menjawab bahwa jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Semarang yaitu Teknologi pendidikan, Pendidikan
Luar Sekolah, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
Pendidikan Anak Usia Dini, Psikolog. Dari jawaban teman anda tadi merupakan
informasi baru bagi anda.
Pengertian atau definisi informasi
Menurut Para Ahli adalah sebagai berikut:
1.
Raymond
Mc.leod ia mengungkapkan bahwa informasi adalah data yang sudah diolah menjadi
bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan bermanfaat bagi pengambilan
keputusan saat ini atau mendatang.
2.
Tata Sutabri,
S. Kom ia menyatakan bahwa informasi adalah dat yang telah diklasifikasikan
atau diolah atau di interpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan
keputusan.
3.
Anton M.
Meliono, menurut Anton “ Informasi adalah data yang sudah diproses untuk tujuan
tersebut adalah untuk menghasilkan sebuah keputusan”
4.
Gordon B.
Davis . mengungkapkan bahwa informasi adalah data yang telah diproses menjadi
suatu bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi penagmbilan
keputusan saat ini atau mendatang.
5.
Lani
Sidharta, ia menyatakan Informasi adalah data yang disajikan dalam bentuk yang
bisa berguna untuk membuat keputuan.
6.
Jogiyanto HM,
menurutnya informasi adalah sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu
bentuk yang lebig berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan
suatu kejadian – kejadian yang nyata yang digunakan untuk penagmbilan
keputusan.
7.
George H.
Bodnar, menurut George Informasi adalah data yang diolah sehingga dapat
dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
Dari pernyataan para ahli mengenai
pengertian atau definisi Informasi diatas, dapat disimpulkan bahwa informasi
diatas, dapat disimpullkan bahwa informasi adalah suatu data atau objek yang
diproses terlebih dahulu sedemikian rupa sehingga dapat tersusun dan
terklasifikasi dengan baik, sehingga memiliki arti bagi penerimanya yang
selanjutnya menjadi pengetahuan bagi peneriam tentang suatu hal tertentu yang
membantu pengambilan keputusan secara tepat
Informasi adalah sejumlah data yang telah diolah melalui
pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya dan ketercapaiannya
sesuai kebutuhan. Sedangkan data merupakan bahan mentahnya. Tiga hal penting
yang harus diperhatikan dari informasi, yaitu:
a.
Informasi merupakan hasil pengolahan data
b.
Memberikan makna
c.
Bermanfaat
Ciri-ciri informasi yang berkualitas menurut
Mc. Leod (1997) yaitu:
a.
Akurat, artinya informasi mencerminkan keadaan
sebenarnya.
b.
Tepat waktu, artinya informasi harus ada saat
diperlukan.
c.
Relevan, informasi yang diberikan harus sesuai
yang dibutuhkan.
d.
Lengkap, artinya informasi harus utuh, tidak
setengah-setengah.
Berikut ini beberapa ciri informasi yang baik:
a.
Aktual, yaitu informasi terkini yang
sedang hangat dibicarakan.
b.
Faktual, yaitu informasi yang didukung dengan
fakta sehingga terjamin kebenarannya.
c.
Bahasa yang di pakai/digunakan singkat, padat
dan jelas.
d.
Menarik , yaitu informasi yang memiliki daya
tarik atau daya pikat.
2.5
Tujuan
Informasi
tujuan dari
informasi meliputi:
v Sebagai
pertimbangan dalam pengambilan keputusan
v Mencari
solusi dalam melakukan sesuatu sehingga tercapai hasil yang diinginkan
2.6
Komponen-Komponen
Informasi
Komponen-komponen
informasi meliputi:
1.
Root of Information, yaitu komponen inti
dati informasi berada pada tahap keluaran pertama sebuah proses pengolahan data
yang biasanya disampaikan oleh orang pertama.
2.
Bar of Information, yaitu merupakan
badan/batangnya dari informasi yang disajikan dan memerlukan informasi
pendukung, agar informasi inti dapat diketahui secara utuh. Contoh : headline
surat kabar agar pembaca jelas maka harus membaca informasi selanjutnya.
3.
Branch of Information, yaitu informasi
dapat dipahami apabila informasi sebelumnya telah dipahami. Misalnya, ketika
kita membaca glosarium atau indeks ketika membaca sebuah buku.
4.
Stick of information, yaitu komponen
informasi yang sederhana dari cabang informasi. Bentuk dari informasi ini
biasanya berbentuk pengayaan pengetahuan, kedudukannya hanya sebagai pelengkap,
terhadapa informasi yang ada.
5.
Bud of Information, yaitu komponen
informasi yang sifatnya semi mikro namun sangat dibutuhkan, sehingga diwaktu
mendatang informasi ini akan berkembang dan dicari orang, misalnya informasi
tentang multiple intelligence, hypoteaching, kurikulum masa depan, pembelajaran
abad ke 21, dan lain-lain.
6.
Leaf of Information, yaitu merupakan
informasi pelindung untuk menjelaskan konidisi dan situasi ketika informasi itu
mucul ke permukaan, seperti informasi tentang prakiraan cuaca, prakiraan
kemarau panjang, prakiraan gempa atau gerhana matahari/bulan.
BAB
III
KESIMPULAN
3.1
KESIMPULAN
3.2
SARAN
DAFTAR PUSTAKA
e-majalah.com/deni0608.html diakses pada tanggal 5
September 2014 pukul 15.21
dimasnovrana05.blogspot.com diakses
pada tanggal 5 September 2014 pukul 15.21